Google
Tampilkan postingan dengan label Garuda Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Garuda Indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 November 2009

Laga TIMNAS U-19

Timnas U-19 Indonesia gagal melalui laga perdananya di ajang kualifikasi grup F Piala Asia U-19, setelah ditekuk Singapura 1-0, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Sabtu (7/11) petang. Safuwan membuat Singapura unggul 1-0.

Pelatih timnas U-19 Cesar Payovich melakukan sedikit perubahan saat menghadapi Jepang dalam laga kedua Grup F kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Senin [9/11]. Alan Martha turun sebagai starter menemani Syamsir Alam.Tetapi Takagi Toshiyuku, Nagai Ryo (2), Kato Masaru, Takagi Toshiyuki (2), Takahashi Shohei membawa Jepang unggul 7-0.

Timnas U-19 sukses merebut poin pertamanya di ajang kualifikasi Piala Asia U-19, setelah menggilas Taiwan dengan skor telak enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Kamis (12/11).gol Alan Martha (2), Syamsir (2), Ferdiansyah, Ferry Firmansyah membawa Indonesia memimpin 6-0

Timnas U-19 Indonesia gagal wemujudkan ambisi menaklukan Australia, setelah hanya bermain imbang tanpa gol dengan lawannya tersebut.
Meski demikian, para pemain "Garuda Junior" pada laga yang tersaji di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Sabtu (14/11), mampu merepotkan Australia dan menampilkan permainan apik.

Penampilan menawan kembali ditunjukan para pemain timnas U-19 Indonesia pada ajang kualifikasi grup F Piala Asia 2010, saat menjamu Hongkong di laga terakhir.
Tanpa ampun, Syamsir Alam dkk menggilas lawannya tersebut dalam laga yang tersaji di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Bandung, Selasa (17/11) malam. Gol Syamsir Alam (2), Rahman Lestaluhu (2) hanya mampu di balas Lau Cheuk Hin. Skor akhir 4-1.

Klasmen akhir Indonesia megumpulkan 7 point dari 5 laga dan menempati peringkat 3. Dengan hasil ini Indonesia gagal lolos ke piala Asia U-19.

Sumber : Goal.com

Read more...

Senin, 16 November 2009

From Uruguay With Love

Kegagalan menembus skuad junior Vitesse Arnhem dan Heerenveen di Belanda tidak membuat Syamsir Alam menyerah. Selanjutnya, ia menjadi tulang punggung timnas U-18.

Syamsir Alam - S.A.D. U-17 Indonesia (GOAL.com Indonesia / M.Riso)

Kegagalan demi kegagalan yang dipetik tim nasional senior Indonesia, mungkin membuat kita bertanya-tanya, apakah kita harus mengalihkan harapan terhadap pemain-pemain muda Indonesia?  eks timnas U-16 Indonesia telah belajar ke Montevideo, untuk program pembinaan dan peningkatan fisik pemain di bawah asuhan pelatih Cesar Payovich Perez asal Uruguay.


Mereka diberi nama S.A.D. Indonesia (singkatan dari Sociedad Anónima Deportiva), dan berlaga dalam Quinta Division, tepatnya di Liga U-17 Uruguay. Bintangnya adalah Syamsir Alam, striker yang sudah mengemas 15 gol dari 29 laga yang dilakoninya selama dua putaran Liga U-17 Uruguay. Wajar saja jika anak pertama dari pasangan Edinas Sikumbang dan Yuliana Hotnida ini disebut sebagai tulang punggung timnas U-17 sekarang (U-18), sekaligus masa depan sepakbola nasional.

Syamsir Alam (Pemain kelahiran 6 Juli 1992 Bintaro, Tangerang) dan anggota S.A.D lainnya Sekarang berjuang membela TIMNAS U-18 menuju piala Asia U-19.



Sumber : Goal.com

Read more...

Followers

profil vidha

Banjarnegara , I am a person who wants to be useful for others , always thanxz to God for what is given , and always to positive thinking about what happened. , ways of thinking determine the behavior .. , e-mail: arnanda.vidha@yahoo.com

  ©Template by Dicas Blogger.